Bom Bunuh Diri Di 3 Gereja Di Surabaya Dilakukan 1 Keluarga

Bom Bunuh Diri Di 3 Gereja Di Surabaya Dilakuakn 1 Keluarga

Bom bunuh diri yang terjadi di 3 gereja di surabaya pada tanggal 13/5/2018 diduga dilakukan oleh satu keluarga. Bom pertama terjadi di gereja Santa Maria Tak Bercela di jalan nagel madya utara, Surabaya.

Disusul ledakan ke dua yang hanya berselang 5 menit. Yang terjadi di Gereja Pentakosta Pusat Surabaya yang berada di jalan Arjuno. Dan ledakan terakhir terjadi tidak lama setelah ledakan ke dua. Dan ledakan terakhir terjadi di gereja GKI yang berada di jalan Diponegoro.

Dalam kejadian bom bunuh diri tersebut dicatat korban yang meninggal dunia berjumlah 11 orang. Dan korban luka luka berjumlah 41 orang. Untuk korban luka luka, sudah di bawa ke rumah sakit bayangkara untuk mendapatkan perawatan.

Bom Bunuh Diri Di 3 Gereja Di Surabaya Dilakuakn 1 Keluarga

Dari informasi yang di himpun, otak pelaku adalah Dita ( kepala keluarga ). Dita membagi angota keluarganya menjadi 3 kelompok. Dimana serangan bom bunuh diri di gereja GKI di lakukan oleh Puji Kuswati ( istri ) dan kedua anak perempuannya yang berumur 9 tahun dan 12 tahun.

Sedangkan ledakan yang terjadi di gereja Santa Maria Tak Bercela di lakukan oleh kedua anak laki laki nya yang masing masing berumur 16 tahun dan 18 tahun. Sedangkan Dita sendiri  melakukan pemboman di gereja Pentakosta.

Masih belum tau apa motif dari keluarga ini melakukan bom bunuh diri. Ledakan terparah terjadi di gereja pentakosta.

Bom Bunuh Diri Di 3 Gereja Di Surabaya Dilakuakn 1 Keluarga

Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar