PRIA WAJIB BACA - UKURAN Mr.P BUKAN TOLAK UKUR KENIKMATAN DI RANJANG


BERITA TERKINI - Kebanyakan pria berpikir bahwa ukuran penis menjadi tolok ukur kemampuan memuaskan pasangan sehingga tak ingin dianggap rendah hanya gara-gara organ vitalnya kecil. Namun tidak semua perempuan memedulikan ukuran penis lho.


Dikutip dari Men's Health, Superdrug Online Doctor mensurvei 1.500 orang Eropa dan Amerika. Hasilnya ternyata, wanita tidak terlalu peduli dengan ukuran penis seperti apa yang dipikirkan. Sebanyak 92 persen wanita mengatakan bahwa penis kecil bukan penghalang bagi mereka.

Survei tersebut mengungkapkan bahwa ada banyak pengganti untuk penetrasi yang baik, termasuk seks oral. Seks bukanlah hal yang paling penting dalam suatu hubungan. 


Hampir 88 persen wanita mengatakan bahwa mereka lebih senang berkencan dengan seorang komunikator yang baik daripada seseorang yang jago di ranjang. Preferensi lainnya adalah yang romantis 78 persen, menjaga penampilan fisik 62 persen, pria yang makan di rumah 52 persen, dan juru masak yang hebat 40 persen.

Dengan menguasai itu, seorang pria dan pasangannya bisa membangun hubungan percintaan yang lebih dapat dinikmati. Sebab bagaimanapun lebih dari 95 persen wanita mengatakan bahwa cinta lebih penting daripada seks dan 84 persen pria juga mengamininya.


Jadi, bila Anda merasa tidak aman dengan ukuran penis Anda sebagai gantinya fokuskan perhatiam untuk memamerkan semua keterampilan lain yang Anda miliki. Baik di dalam maupun di luar kamar tidur.

Terkait ukuran penis, pengamat kesehatan seksual dr Andri Wanananda MS juga mengatakan bahwa ukuran penis bukan hal penting untuk mencapai kenikmatan seksual. Pria dengan penis berukuran kecil sekalipun, kata dr Andri, tetap bisa membuat pasangannya puas di ranjang bila kondisi penisnya saat ereksi keras dan tegang.


"Jelasnya, untuk apa memiliki penis berukuran 'jumbo', bila ereksinya tidak keras dan kurang tegang. Selain itu, ukuran penis dipengaruhi faktor genetik, etnik dan usia. Ukuran penis rata-rata orang Asia 10-15 cm. Nah, agar penetrasi bisa maksimal, bergantung pula pada vagina istri yang harus merekah dan mengalami pelendiran optimal saat foreplay," tutur dr Andri.( informasi dari detikcom )


Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar