INI PENGAKUAN PELAKU PEMBUAT BOM PANCI DI BANDUNG !!! BIKIN NGERI MENDENGARNYA


BERITA TERKINI - Akhirnya Polisi berhasil menangkap Agus Wiguna (21) terduga pelaku perakit bom panci yang meledak di rumah kontrakan di Buahbatu, Bandung. Bom panci tersebut meledak saat Agus sedang berjualan bakso goreng.

“Saksi bernama Adin (42) menjemput penghuni kamar yang meledak karena sedang berjualan bakso goreng,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto, Sabtu (8/7/2017).

Adin menemui Agus di wilayah Cidurian. Setelah itu dia diajak ke lokasi ledakan yang berada di sebuah rumah kontrakan di Kampung Kubang Beureum RT 07/11, Sekejati, Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat.

“Saat ditemui tersangka sedang berjualan, lalu diajak ke TKP. Namun pengurus RW 11 berinisiatif membawanya ke kantor RT 07,” ujarnya.


INI PENGAKUAN PELAKU PEMBUAT BOM PANCI !!! BIKIN NGERI MENDENGARNYA
Berita Terkini
Selanjutnya, Agus dibawa polisi ke Mapolrestabes Bandung untuk diperiksa. Peristiwa ledakan bom panci terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Dan sudah di pastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ledakan bom panci ini.

“Jadi di situ ada lima kamar kontrakan. Dan ‎pukul 15.30. WIB, terjadi ledakan dalam kontrakan yang saat itu kosong. Tapi di kamar lain mendengar ledakan dan melihat api dari kamar yang kosong itu,” kata Hendro di lokasi, Sabtu (8/7/2017)

Hendro mengatakan, saksi atas nama Ridwan melaporkan kejadian bom panci itu ke pihak kepolisian. ‎Dan polisi kemudian langsung mendatangi Tampat Kejadian Perkara (TKP).

Baca Juga Berita terkait "BOM PANCI MELEDAK DI RUMAH KONTRAKAN"

“Saksi Ridwan melihat asap dan api dari kamar itu kemudian teriak-teriak, dan langsung melaporkan ke polisi,” ucap dia

Saat polisi hendak melakukan olah TKP, lanjut Hendro, penghuni kamar tersebut kemudian datang. ‎Petugas pun langsung menangkap penghuni kamar yang berinisial AG (22) dan diamankan di Markas Polrestabes Bandung.

‎”Saat anggota datang, kemudian yang punya kamar datang. Agus Wiguna (21), langsung diamankan dan dilakukan pemeriksaan dan berkoordinasi dengan Densus. Pemeriksaan sementara memang seperti itu, dia berencana melakukan pengeboman di salah satu kafe,” kata Hendro.

Dari hasil olah TKP sementara, polisi menemukan panci, paku, dan kabel-kabel. “Dari olah TKP sementara, ada panci, paku, kabel-kabel. Sementara masih itu,” ucap Hendro.

Agus Wiguna diduga berencana meledakkan bom panci rakitannya di sebuah kafe di Jl Braga, Bandung, Jawa Barat. Tapi bom panci rakitan Agus lebih dulu meledak di kontrakannya di Kampung Kubang Beureum, Buahbatu, Bandung.

“Terduga merencanakan akan meledakkan bom panci yang berisi paku pada hari Jumat tanggal 16 Juli 2017 di Kafe Bali, Jalan Braga. Rencananya diledakkan malam hari,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto kepada wartawan, Sabtu (8/7/2017).

Menurut Rikwanto pelaku berencana berangkat ke lokasi target menggunakan angkot dengan bom rakitan yang disimpan dalam tas ransel.

“Selanjutnya bom tersebut akan diletakkan di tong sampah sekitar kafe dengan alat pemicu menggunakan benang dibentangkan yang bertujuan apabila benang tersebut tersandung kaki, bom tersebut akan meledak,” sambung Rikwanto.

Bom panci ini berisi paku berukuran 7 cm yang diduga akan diledakkan di sebuah kafe di Jl Braga. Saat ini polisi masih berada di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Agus Wiguna sudah ditangkap polisi setelah bom rakitan di rumah kontrakannya meledak sekitar pukul 15.30 WIB. Saat ini Agus diperiksa di Mapolrestabes Bandung.

Kafe di jalan Braga yang biasanya ramai dikunjungi wisatawan yang berakhir pekan. Saya gak sanggup membayangkan apa yang terjadi jika bom tersebut berhasil diledakkan. Alhamdulilah bom ternyata meledak sendiri sebelum memakan korban nyawa.

Sekali lagi saya menghimbau agar RUU Anti Teror segera disahkan agar para aparat bisa memiliki kekuatan untuk mencegah terjadinya aksi teror.
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar