EVAKUASI BADAN HELIKOPTER BASARNAS SEMPAT TERHENTI KARENA ......


BERITA TERKINI - Tim search and rescue (SAR) gabungan berhasil mengevakuasi sejumlah puing helikopter Basarnas dari Bukit Butak, Selasa siang, 4 Juli 2017. Puing heli langsung dipindahkan menuju kantor Basarnas Semarang untuk kemudian dikumpulkan dengan badan heli demi proses investigasi.

Seperti yang dilaporkan, Rabu (5/7/2017), bagian badan helikopter basarnas belum bisa dievakuasi pada hari selasa. Dan tim SAR direncanakan bersama tim dari PT Dirgantara Indonesia akan dilakukan proses pemotongan badan heli pada hari ini, Rabu (5/7/2017)

Evakuasi badan helikopter dihentikan sementara pada Selasa kemarin, karena terhalang kabut tebal yang menggangu jalan nya proses evakuasi karena jarak pandang hanya 10 meter. Selain itu, medan dengan kondisi jalan terjal dan jauh menyulitkan tim gabungan sehingga akhirnya turun dari gunung.

Sementara evakuasi berlangsung, investigas mencari tau penyebab jatuhnya heli terus dilakukan pihak Basarnas. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengatakan, tidak memiliki wewenang melakukan investigasi namun siap membantu Basarnas jika ada permintaan resmi, termasuk menyelidiki kotak hitam.

Keterlibatan KNKT dalam menyelidiki jatuhnya heli Basarnas diharapkan oleh Menteri Perhubungan karena Basarnas dinilai bukan lembaga militer.

Untuk mencegah kecelakaan serupa, Kementerian Perhubungan berencana menata Ulang SOP pengoperasian helikopter.

Helikopter Basarnas yang sedianya terbang untuk membantu proses evakuasi korban letusan lahar dingin Dieng, jatuh di Gunung Butak pada Minggu petang, 2 Juli 2017. Akibatnya 8 orang terdiri dari 4 kru dan 4 anggota Basarnas tewas.
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar